<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	>
<channel>
	<title>Comments on: Tanggap Darurat Badai Angin</title>
	<atom:link href="http://www.ppi-wageningen.org/?feed=rss2&#038;p=57" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.ppi-wageningen.org/?p=57</link>
	<description>Perhimpunan Pelajar Indonesia di Wageningen - Belanda</description>
	<pubDate>Wed, 08 Sep 2010 19:38:04 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.6.1</generator>
		<item>
		<title>By: aaqq&#124;dot&#124;net &#187; bencana.. antara manajemen mulut dan tangan..</title>
		<link>http://www.ppi-wageningen.org/?p=57#comment-13</link>
		<dc:creator>aaqq&#124;dot&#124;net &#187; bencana.. antara manajemen mulut dan tangan..</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 07 Feb 2007 11:59:23 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.ppi-wageningen.org/?p=57#comment-13</guid>
		<description>[...] (by syaifulah kundo, tulisan lengkap bisa di lihat di sini) [...]</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>[...] (by syaifulah kundo, tulisan lengkap bisa di lihat di sini) [...]</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: dwiko</title>
		<link>http://www.ppi-wageningen.org/?p=57#comment-8</link>
		<dc:creator>dwiko</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 26 Jan 2007 00:53:20 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.ppi-wageningen.org/?p=57#comment-8</guid>
		<description>Di negeri BBM (bener-bener  musibah) kalaupun ada bantuan makanan, orangnya rebutan, ndak antri. 
Toko-toko akan segera menggratiskan karena memang dijarah rame-rame, bahkan mungkin baju dan celana pelayannya juga ta luput dari rebutan oleh masa. 
Tenda-tenda pengungsi akan segera didirikan, berupa tenda besar biasanya milik TNI atau bantuan LSM, dengan merek dan logo namanya ta lupa ketinggalan.
Ranjang digelar pula, tapi karena tidak memadai, jadilah rebutan antar pengungsi. Jatah ranjang yang lain dah di bawa pulang petugas Brandweer, sebagian oleh pak lurah yang punya kos2an di depok atau bantul. 
Transportasi segera disiapkan untuk mengangkut pengungsi, datanglah truk PS120, atau truk TNI bak terbuka berkapasitas maksimum 25 yang diisi jadi 100 orang.
Handuk juga dibagikan tapi buat giliran, karena jatah satu orang satu tidak bisa dibagikan mengingat para pengungsi tidak bawa KTP. Jadilah sisanya menumpuk di balai kecamatan..... 
Toilet juga dibuat, tapi tidak ada saluran pembuangan, penyakit timbul kemudian.
Korban berjatuhan tertimpa tower listrik yang roboh bukan saja oleh angin puting beliung tapi juga karena sebagian besinya sudah dicuri orang. 

hmmmmm....., mentalitas pejabat, termasuk PNS, dan mentalitas masyarakat, termasuk LSM, melegitimasi hukum-hukum alam untuk menggantinya dengan generasi yang lain, dalam bentuk bencana. Anda kah generasi itu...?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Di negeri BBM (bener-bener  musibah) kalaupun ada bantuan makanan, orangnya rebutan, ndak antri.<br />
Toko-toko akan segera menggratiskan karena memang dijarah rame-rame, bahkan mungkin baju dan celana pelayannya juga ta luput dari rebutan oleh masa.<br />
Tenda-tenda pengungsi akan segera didirikan, berupa tenda besar biasanya milik TNI atau bantuan LSM, dengan merek dan logo namanya ta lupa ketinggalan.<br />
Ranjang digelar pula, tapi karena tidak memadai, jadilah rebutan antar pengungsi. Jatah ranjang yang lain dah di bawa pulang petugas Brandweer, sebagian oleh pak lurah yang punya kos2an di depok atau bantul.<br />
Transportasi segera disiapkan untuk mengangkut pengungsi, datanglah truk PS120, atau truk TNI bak terbuka berkapasitas maksimum 25 yang diisi jadi 100 orang.<br />
Handuk juga dibagikan tapi buat giliran, karena jatah satu orang satu tidak bisa dibagikan mengingat para pengungsi tidak bawa KTP. Jadilah sisanya menumpuk di balai kecamatan&#8230;..<br />
Toilet juga dibuat, tapi tidak ada saluran pembuangan, penyakit timbul kemudian.<br />
Korban berjatuhan tertimpa tower listrik yang roboh bukan saja oleh angin puting beliung tapi juga karena sebagian besinya sudah dicuri orang. </p>
<p>hmmmmm&#8230;.., mentalitas pejabat, termasuk PNS, dan mentalitas masyarakat, termasuk LSM, melegitimasi hukum-hukum alam untuk menggantinya dengan generasi yang lain, dalam bentuk bencana. Anda kah generasi itu&#8230;?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: babe diki</title>
		<link>http://www.ppi-wageningen.org/?p=57#comment-7</link>
		<dc:creator>babe diki</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 24 Jan 2007 17:33:00 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.ppi-wageningen.org/?p=57#comment-7</guid>
		<description>negara segede donat, plus budget yang gede, ditambah tingkat korupsi yang rendah ya bisa dong begini. lah di Indo...daftar orang mati dan lahir aja masih di di reka-reka di kelurahan...:( akhirnya kan enggak jelas berapa jumlah penduduk kita...entah 200 juta atau 300 juta atau malah lebih..:( . semoga aja pelayanan transportasi di kita makin oke</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>negara segede donat, plus budget yang gede, ditambah tingkat korupsi yang rendah ya bisa dong begini. lah di Indo&#8230;daftar orang mati dan lahir aja masih di di reka-reka di kelurahan&#8230;:( akhirnya kan enggak jelas berapa jumlah penduduk kita&#8230;entah 200 juta atau 300 juta atau malah lebih..:( . semoga aja pelayanan transportasi di kita makin oke</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
