Select a page

Cultural Evening Winter AID 2014

Pada bulan Februari 2014, Wageningen University kembali mengadakan paket kegiatan Winter AID yang bertujuan untuk mengenalkan kehidupan kampus kepada para mahasiswa baru intake Februari. Sebagai bagian dari Winter AID, tanggal 14 Februari 2014, bertempat di The Spot (Orion Building), para mahasiswa baru mendapat kesempatan untuk mengenal sebagian (kecil) budaya beberapa negara melalui acara Cultural Evening.

Berawal dari undangan pihak ISOW sebagai penyelenggara Cultural Evening, rekan-rekan PPI Wageningen menanggapi dengan sangat antusias. Seperti juga pada tahun sebelumnya kali ini PPI Wageningen berusaha memperkenalkan budaya Indonesia kepada para mahasiswa baru.

Selain Indonesia negara lain yang berpartisipasi adalah China, Arab, Afrika dan Belanda. Masing-masing booth tentu saja memiliki ciri khas yang menarik. China menyajikan belajar menulis Mandarin, permainan mahjong dan membuat kerajinan tangan dari kertas. Arab menyajikan seni lukis hena, sementara booth Afrika menyajikan face painting dan booth Belanda menawarkan fun games. Indonesia menyajikan workshop angklung, makanan Indonesia (rujak, kerupuk, kue lumpur dan risoles), pertunjukan tari Manuk Dadali, perkenalan Indonesia melalui buku ensiklopedia, benda-benda khas Indonesia seperti kipas, suling, dan gamelan kecil. Tersedia juga photo booth dengan kostum baju daerah Bali. Panitia Indonesia memakai baju adat dan batik.

DSC_0447 DSC_0467

Di tengah area The Spot pengunjung dihibur dengan penampilan dari Afrika dan Indonesia. Afrika menampilkan seni perkusi mereka yang menghentak dan penuh semangat hingga penonton pun ikut bergoyang. Setelah dihibur dengan perkusi Afrika, penonton kembali dihibur dengan penampilan rekan-rekan PPI Wageningen dari Indonesia yang menyajikan tari Manuk Dadali. Penonton terlihat menikmati aksi dua pasangan penari kita.

Karena bertepatan dengan Valentine Day, terdapat fun session yang diisi oleh negara-negara pengisi acara. Arab menampilkan puisi singkatnya, China dengan karaoke-nya, Indonesia dengan penjelasan budaya pernikahan lalu diakhiri dengan Afrika dengan tarian pergaulan yang diikuti hampir semua penonton.

Acara yang dibuka jam 20.00 dan berakhir jam 23.00 CET ini berlangsung seru dan menarik. Booth Indonesia juga ramai dikunjungi. Beberapa pengunjung terlihat kepedasan saat mencoba rujak bahkan ada yang dengan sengaja ‘mencicip’ cabe mentah. Photo booth baju adat Bali yang kita sediakan juga ramai. Andai saja cuaca tidak hujan dan angin, mahasiswa baru yang datang mungkin akan lebih banyak dan tentu saja akan menambah seru acara.

Akhirnya terima kasih kepada semua rekan-rekan yang telah membantu terlaksananya partisipasi Indonesia di Cultural Evening Winter AID 2014. Tak lupa ucapan selamat datang dari keluarga besar PPI Wagenigen kepada para mahasiwa baru Indonesia. Good luck!

(Yulis Anggunita Kurniasih, Gendis Ayu Satiti Irawan)

1 Comment

  1. hanari Saturday February 22nd, 2014 Reply

    tentunya menjadi pengalaman yang sangat berkesan, tapi kok negara yang berpartisipasi sangat sedikit ya?

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*