Select a page

Lapor Diri KBRI

LAPOR DIRI KEDATANGAN
Setiap Warganegara Indonesia yang melakukan perjalanan ke luar negeri, wajib melakukan lapor diri ke Perwakilan Republik Indonesia di negara yang dituju. Lapor diri bertujuan disamping untuk mendata keberadaan para WNI di negara akreditasi, juga untuk dapat diberikannya bantuan apabila terjadi sesuatu yang tidak diinginkan, seperti hilangnya paspor atau travel document. Perwakilan Republik Indonesia tidak akan dapat memberikan bantuan atau melakukan penggantian paspor/travel document seketika, bila Perwakilan tidak mempunyai data diri yang bersangkutan. Lapor diri dilakukan di Bidang Konsuler KBRI Den Haag

Untuk lapor diri, pemegang Paspor disamping mengisi formulir, juga harus menyertakan paspor dan selembar pas foto ukuran 4 X 6 Cm. Formulir LAPOR DIRI dapat di print-out dari website KBRI Belanda. KBRI akan memberikan cap lapor diri di halaman paspor dinas sebagai tanda telah melakukan lapor diri.

Saat ini, KBRI Den Haag telah meluncurkan aplikasi lapor diri “Aldita” yang dapat diakses melalui smartphone. Aplikasi lapor diri ini digunakan untuk lapor diri dan pemutakhiran data  (bila ada perubahan alamat atau nomor telepon). Aplikasi ini baru dikhususkan hanya untuk para mahasiswa dan dalam tahap pengembangan untuk masyarakat Indonesia yang berada di Belanda secara umum. Aplikasi ini ditujukan untuk SEMUA mahasiswa yang sedang aktif (baik yang sudah lapor diri maupun belum lapor diri) karena data juga dibuat untuk database KBRI Den Haag. Silahkan cari dengan keywords : Aldita KBRI Den Haag di Google Play Store atau iStore.

LAPOR DIRI KEPULANGAN
Setelah selesai tugas/menyelesaikan pendidikan dan sebelum meninggalkan Belanda, para pemegang paspor juga dimohon untuk melaporkan diri kepulangan ke KBRI (Bidang Konsuler) agar dapat dibuatkan surat keterangan yang dapat dipergunakan untuk pengurusan KTP, SIM dll di Indonesia. Adapun persyaratan Surat Keterangan Pindah ini adalah:

  1. Formulir Pelaporan Pindah (dapat diundut di www.indonesia.nl)
  2. Surat Keterangan Pelaporan Pindah (Deregistration dari Gemeente)
  3. Surat Keterangan dari Institusi Pendidikan bagi Mahasiswa atau Surat Keterangan dari Pemberi Kerja bagi TKI
  4. Daftar Barang Pindah dan Daftar Buku
  5. Pengambilan dan Pembayaran biaya (10 Euro) Surat Keterangan Pindah berdasarkan janji

Waktu proses pembuatan surat adalah 1 hari kerja setelah semua persyaratan dilengkapi. Permohonan diajukan melalui email: bidkons@indonesia.nl. Bagi pemegang paspor (dinas) yang telah tinggal di Belanda lebih dari 2 (dua) tahun dan akan membawa barang pindahan, Bidang Konsuler juga dapat membuatkan Surat Keterangan Pindah untuk dapat dipergunakan dalam urusan pemasukan barang pindahan. Surat Keterangan Pindah “tidak akan diberikan”, apabila yang bersangkutan tidak datang sendiri ke KBRI atau telah kembali ke Indonesia. Bagi pemegang paspor hijau atau tidak memiliki barang bawaan banyak, hanya cukup mengisi formulir pelaporan kepulangan ke Indonesia di citizen service page website KBRI. Selain mengajukan Surat Keterangan Pindah, pemegang paspor juga harus mengisi formulir pelaporan selesai studi/kepulangan mahasiswa Indonesia di negeri Belanda. Formulir dapat diambil di Bagian Pendidikan dan Kebudayaan KBRI.