Select a page

'Bukber' PPI Wau dengan tim KBRI

Oleh : Ratu Tiara Hadijah Habibie

Wageningen – 4 September 2010 merupakan hari yang ditunggu-tunggu bagi kawan-kawan mahasiswa Wageningen. Bertempat di gedung Wageningse Studenten Organisatie (“WSO”), yang merupakan tempat perkumpulan bagi mahasiswa Wageningen University dari berbagai negara ini, telah digunakan sebagai ajang pertemuan kita antara PPI wageningen, mahasiswa baru tahun 2010 serta tim dari KBRI.

Kedatangan pihak KBRI yang dihadiri oleh bapak Umar Hadi sebagai Wakil Kepala Perwakilan Kedutaan Besar Republik Indonesia untuk Kerajaan Belanda, dan beberapa staf atase dari Den Haag ke kampung Wageningen bertujuan untuk menghadiri acara buka puasa bersama, ajang pengenalan sekaligus lapor diri khususnya bagi mahasiswa baru 2010 yang tiba di kampung tercinta ini.

Dengan didukung oleh cuaca yang cukup sejuk di kampung Wageningen, acara pertemuan ini di buka oleh bapak Made Sarjana serta disambut oleh Ketua PPI Wageningen, Yuyu Rahayu. Sebelum acara buka puasa berlangsung, kami yang hadir di berikan pembekalan dan penyegaran kembali mengenai makna dari KEMERDEKAAN RI oleh pak Umar Hadi. Wah, ternyata penyegaran ini cukup membuka wawasan kita mengenai arti kemerdekaan sesungguhnya serta memotivasi kami semua untuk melakukan perbaikan dalam segala bidang khususnya kepada Republik Indonesia. Kami, para generasi muda, merupakan aset dari negara untuk mendesign future model of Indonesia dan kami pun harus bangga karena ternyata banyak pelopor Indonesia yang berasal dari negara Belanda.

Pukul 20.18 akhirnya buka puasa di Wageningen telah tiba. Makanan khas buka puasa seperti kolak disambut meriah oleh para hadirin yang sudah lama sekali tidak merasakan makanan Indonesia. Lalu saatnya telah tiba, makanan utama ala chef Mba Yayuk dengan dibantu oleh rekan-rekan PPI Wageningen lainnya, berupa gepuk daging, ikan bumbu kuning, sayur asam, dan tak lupa sambal serta kerupuk di hidangkan. Mmmm.. Nikmat…dan sangat lezat. Acara makan malam ini dihiasi dengan ajang perkenalan antar mahasiswa baru dan PPI serta pihak Kedutaan hingga tak terasa pukul 22.00 tiba.

Diskusi pun dilanjutkan dan kami mendapatkan tambahan pengarahan mengenai proses pelaporan untuk kehilangan Paspor Hijau dan paspor biru serta prosedur pelaporan perubahan alamat ke KBRI. Acara pun berakhir pada pukul 22.30 waktu Wageningen. Semoga dengan adanya pembekalan ini kami semua bisa tergugah untuk mengimplementasikan di Indonesia dan membawa harum nama bangsa seperti pelopor kita yang terdahulu… Akhir kata, ikuti kami dalam acara lain berikutnya…. Sampai jumpa.(*)

Tentang Penulis: Ratu Tiara Hadijah Habibie, Mahasiswi Master program Urban Environtmental Management Wageningen University 2010

0 Comments

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*