Select a page

Family Gathering Perdana kepengurusan 2013-2014

18 Januari 2014 menjadi hari dilangsungkannya Family Gathering perdana dalam kepengurusan Widya Putra. Di hari itu pula secara resmi susunan kepengurusan PPI Wageningen periode 2013 2014 disosialisasikan. Selain sebagai ajang perkenalan pengurus baru, ajang ini juga menjadi wadah silaturahmi bagi seluruh warga PPI Wageningen. Dalam acara ini, sesama warga PPIW dapat bercengkrama. Mengingat beberapa mahasiswa sudah akan siap-siap kembali ke tanah air, dan beberapa baru datang dari liburan, ajang ini menjadi momen yang tepat untuk bersilaturahmi terutama di awal tahun.

Sebagai permulaan, sebelum sang ketua mengumumkan secara resmi tim yang dipimpinnya, peserta diajak untuk menebak-nebak terlebih dahulu. Peserta disuguhkan serangkaian nama yang harus dicocokkan dengan posisi dalam kepengurusan PPIW 2013-2014. Sebagai penutup games tersebut, akhirnya Widya memperkenalkan susunan pengurus PPIW 2013 – 2014 secara resmi.

Acara pun berlanjut dengan Games Tebak Tokoh. Mengadaptasi kuis klasik serupa yang pernah ditayangkan di salah satu televisi Indonesia, games ini disambut dengan antusias oleh seluruh peserta. Tidak habis disitu, games berlanjut dengan kuis tebak lagu. Diluar dugaan, peserta mampu menebak seluruh pertanyaan yang disediakan.

DSC_0033

 

Selain games-games yang disajikan, tidak lupa acara ini diisi dengan makan siang bersama yang meriah. Menu sup kimlo yang maknyus menjadi primadona di acara tersebut. Saking enaknya, menu yang disajikan tidak cukup jika hanya disantap satu porsi saja.

Tidak berhenti di acara makan siang, acara Family Gathering berlanjut dengan games lainnya. Dengan masih mengadaptasi kuis klasik yang pernah ditayangkan di televisi Indonesia, panitia menyajikan games lirik bersambung dan kuis Indonesia Pintar sebagai penutup. Pada games lirik bersambung, anggota tim berbaris dan mendengarkan musik melalui headset. Tugas dari peserta adalah menyampaikan rangkaian kata yang tersusun sebagai sebuah lirik melalui orang pertama hingga orang terakhir dengan tetap menggunakan headset. Kesalahan-kesalahan konyol seperti keliru mengucapkan lirik, menjadikan games ini makin meriah. Sebagai penutup, kuis Indonesia pintar dimainkan secara berantai. Dalam games ini, peserta harus menebak kata yang ada di kepalanya, sedangkan rekannya hanya bisa membantu dengan berkata ‘Ya’, ‘Tidak’, dan ‘Bisa Jadi’. Kata-kata yang dimainkan seputar kampus, Wageningen, dan Belanda. Dan sepertinya, kata ‘alstublieft’ menjadi jackpot yang sulit ditebak.

DSC_0043DSC_0101DSC_0086DSC_0090

Akhirnya, secara komulatif games dimenangkan oleh tim Ucing, mengungguli tim Putra Ganteng dan tim Ambing. Sebagai juara, tim Ucing berhak mendapatkan seperangkat hadiah yang fungsional. Diharapkan di kemudian hari tim Ucing dapat makin berjaya, dan juga memotifasi tim lainnya untuk juara. Di samping itu semua, kebahagiaan dan antusias peserta yang datang sangat memeriahkan acara ini. (Z)

DSC_0114

1 Comment

  1. hanari Saturday February 22nd, 2014 Reply

    seru ya, bisa berkumpul di negeri orang dengan sesama bangsa sendiri

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*