Select a page

Kemeriahan ASIAN NIGHT dan BELMONDO FESTIVAL 2015!

Sorry, this entry is only available in Bahasa Indonesia. For the sake of viewer convenience, the content is shown below in the alternative language. You may click the link to switch the active language.

                             

ASIAN NIGHT 1 BELMONDO 4

Kemeriahan ASIAN NIGHT dan BELMONDO FESTIVAL 2015!

Pada tanggal 6 dan 7 Juni 2015, Divisi Kebudayaan dan Divisi Kewirausahaan dibantu seluruh anggota PPIW turut memeriahkan dua acara international yang sarat akan nilai-nilai budaya : “ASIAN NIGHT” dan “BELMONDO FESTIVAL”.

“ASIAN NIGHT” merupakan rangkaian acara budaya yang diadakan oleh organisasi mahasiswa internasional di Wageningen (ISOW) yang bertujuan memperkenalkan budaya Asia kepada seluruh warga kampus. Terdapat setidaknya 6 negara Asia yang ikut berpartisipasi dalam acara ini antara lain: Indonesia, China, Jepang, Bangladesh, Malaysia, dan Thailand. Dalam kesempatan ini tidak hanya makanan khas Indonesia yang diperkenalkan pada hadirin, namun juga beberapa permainan tradisional dan pertunjukkan medley lagu-lagu daerah!

Permainan tradisional yang diperkenalkan kawan-kawan PPIW kali ini antara lain : Balap Kelereng, Congklak dan Permainan Pulpen dalam Botol! Terbayang kan serunya teman-teman dari negara lain saat berpartisipasi dalam permainan-permainan tersebut. Selain itu, dalam kesempatan ini pula kawan-kawan berbakat PPIW yang tergabung dalam trio “Productive Sunday” memperkenalkan keragaman budaya melalui medley lagu-lagu daerah yang memukau. Good Job!

Acara lain yang tidak kalah seru adalah “BELMONDO FESTIVAL”. Acara ini diselenggarakan oleh gemeente Wageningen, yang merupakan ajang pengenalan budaya bagi mahasiswa internasional di Wageningen, ajang unjuk bakat bagi para warga Wageningen, dan ajang amal bagi seluruh hadirin kepada Wageningen Red Cross. Konsep acaranya cukup unik, dimana acara di selenggarakan di taman kota yang terletak di daerah perbukitan, dan di seluruh area tersebar stand-stand unik mulai dari makanan, minuman, pakaian, buku, lukis wajah, panggung musik, maupun stand green-energy dimana cahaya matahari digunakan untuk memasak.

Divisi Kebudayaan dan Divisi Kewirausahaan PPIW tidak mau ketinggalan untuk berpartisipasi dalam acara ini. Beragam makanan lezat khas Indonesia seperti nasi goreng, bala-bala, cendol, bolu ketan hitam, perkedel, lumpia, dan sebagainya laris manis oleh mahasiswa-mahasiswa international maupun para mevrouw dan meneer ! Selain itu permainan congklak juga berhasil menarik perhatian pengunjung terhadap stand Indonesia. Senang rasanya melihat antusiasme warga Wageningen pada umumnya terhadap kebudayaan negara kita.

Terimakasih kepada semua rekan-rekan PPIW yang tidak kenal lelah memperkenalkan indahnya budaya Indonesia ke kancah internasional. Salam PPIW!

0 Comments

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*